Nisa Husnainna A full-time wife, a part-time content writer. Trying to inspire others and being a good servant of Allah.

11 Kebiasaan Siaga Bencana Gempa dan Banjir

1 min read

siaga bencana gempa dan banjir

Siaga Bencana Gempa dan Banjir – Sobat Hijrah, akhir-akhir ini kerap kita dengar berita bencana alam di mana-mana. Baru saja terjadi Gempa Cianjur dan Banjir Jeddah akhir tahun 2022 lalu, kini di awal tahun 2023 sudah terjadi lagi bencana Banjir Semarang, Gempa Pacitan, dan Gempa Maluku.

Bencana gempa bumi Cianjur yang terjadi pada November 2022 lalu masih menyisakan kenangan buruk bagi para korbannya, namun kini Indonesia berkabung lagi dikarenakan bencana yang sama, yaitu gempa bumi.

Beberapa hari yang lalu (9/01/2023), Indonesia kembali diberitakan mengalami gempa berkekuatan 5,6 skala richter yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur dan sekitarnya. Gempa yang lumayan besar tersebut bahkan juga dirasakan oleh warga D.I. Yogyakarta.

Hanya berselang satu hari setelah Gempa Pacitan tersebut, Indonesia kembali dilanda musibah Gempa Maluku yang bahkan berkekuatan lebih besar yaitu 7,5 – 7,9 skala richter (10/01/2023) pada pukul 00.47 dini hari.

Akibat dari kedua gempa tersebut, BMKG sempat mengeluarkan peringatan Tsunami walau pada akhirnya peringatan tersebut dicabut dan alhamdulillah tidak ada terjadi Tsunami.

Sebenarnya terdapat beberapa hal yang perlu kita persiapkan ketika negeri kita yang rawan gempa ini dilanda musibah seperti gempa maupun banjir yang tidak dapat kita prediksi kapan terjadinya, yaitu dengan berjaga-jaga.

Sesuai berita BMKG dan banyak gempa, banjir, longsor, dll, sebaiknya kita, keluarga, dan kerabat melakukan langkah siaga bencana gempa dan banjir di waktu yang tak diduga, seperti malam atau dini hari, dianjurkan untuk dilaksanakan mulai hari ini.

Dilansir dari RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia), terdapat sebelas poin langkah-langkah siaga bencana gempa dan banjir, yaitu sebagai berikut:

11 (Sebelas) Kebiasaan Siaga Bencana Gempa dan Banjir:

  1. Tidur berpakaian yang benar (lengkap), jangan hanya pakai sarung, apalagi perempuan.

  2. Jilbab selalu siap (perempuan).

  3. Battery Handphone selalu terisi cukup.

  4. Jangan mengunci pintu kamar.

  5. Jangan tidur sambil memakai headset.

  6. Handphone, laptop, jam tangan, dompet, atau barang berharga lainnya diletakkan pada satu tempat, yang mudah dapat segera diambil.

  7. Mobil dan motor selalu diparkir dengan kepala menghadap keluar.

  8. Simpan kunci motor dan mobil di satu tempat yang mudah diambil.

  9. Siapkan pakaian yang cukup untuk 2-3 hari, terlipat rapi (termasuk pakaian dalam, dll).

  10. Sholat tepat waktu, dan jangan lupa beristighfar, berdoa sebelum tidur, baca Ayat Kursi dan surat Al-Mulk, serta memohon lindungan dan keselamatan.

  11. Selalu menjaga dzikir keluar rumah dan dzikir pagi – petang.

Baca juga: 3 Alasan Harus Memilih Manhaj Salaf

Itulah 11 langkah-langkah kebiasaan siaga bencana gempa dan banjir.

Tidak ada salahnya berjaga-jaga melakukan tindakan preventif terutama di musim yang tidak menentu seperti sekarang ini.

Biasakan mulai malam ini kita melakukan kesiap-siagaan bencana, karena hal ini akan banyak manfaatnya saat bencana terjadi.

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengampuni segala dosa kita, dan semoga kita senantiasa dalam lindungan-Nya serta selalu diberikan keselamatan.

Harapan kita pasca bencana gempa bumi dan banjir ini, manusia semakin banyak yang bertaubat dari dosanya dan hijrah ke arah yang lebih baik.

Aamiin yaa Robbal ‘alamiin…

 

Sumber: RAPI 51-55

https://rapi.or.id/

Nisa Husnainna A full-time wife, a part-time content writer. Trying to inspire others and being a good servant of Allah.

Tinggalkan Balasan