Apa Itu Hijrah Bagi Wanita? Haruskah Berhijrah?

3 min read

Apa Itu Hijrah Bagi Wanita

Apa itu hijrah bagi wanita? Karena pada kenyataannya tidak semua wanita tahu apa yang dimaksud dengan hijrah. Padahal, hijrah memiliki makna berpindah atau menjauhi larangan-Nya. Ini sama halnya seperti zaman Rasulullah bersama seluruh kaumnya untuk melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah untuk menegakkan risalah islam dan arti islam yang sesungguhnya.

Beruntungnya, saat ini hijrah sudah bukan hal yang tabu lagi. Hijrah merupakan salah satu hal yang sudah mulai banyak dilakukan khususnya bagi kaum wanita. Banyak diantara dari mereka mulai memilih jalan hidup yang lebih baik lagi. Meninggalkan segala sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang baik. Kemudian, menjaga pandangan, serta menjaga penampilan busana yang dikenakan agar sesuai dengan syariat islam dan tidak menimbulkan pandangan jahat.

Jadi, apa itu hijrah bagi wanita? Sebenarnya, berhijrah bukanlah sebuah tren yang harus selalu dilakukan karena mengikuti fenomena hijrah saat ini. Yang namnya hijrah itu semuanya harus berawal dari hati serta kesungguhan hati untuk melakukannya. Agar semua menjadi istiqomah dan bukan halnya sekedar ikut-ikutan saja. Menariknya lagi adalah, sekarang ini sudah banyak kaum wanita yang mendapat perubahan setelah berhijrah.

Baik itu dari segi pandangan hidup,  cara bersosialisasi, khususnya saat berkumpul untuk mempelajari ilmu agama yang semakin meningkat. Perubahan untuk memperoleh pasangan hidup yang lebih baik juga terjadi setelah mereka berhijrah. Sebenarnya itu bagus saja. Karena setiap wanita tentunya punya pilihan untuk merubah langkahnya di dunia ini menjadi lebih baik.

Hanya saja, jangan sampai makna dari apa itu hijrah bagi wanita ini membuat Anda berhijrah hanya karena ingin mendapat rezeki yang berlimpah saja. Sehingga, Anda langsung mengubah penampilan dan sebagainya. Semua perubahan yang ada didalam diri haruslah berdasarkan dari kesadaran diri sendiri. Karena semua hidayah datangnya dari Allah, tergantung bagaimana umat-Nya dalam menjemput hidayah itu untuk datang.

Apa Itu Hijrah Bagi Wanita di Masa Rasulullah?

Sesuai dengan QS Al Baqarah 218, yang menjelaskan tentang apa itu hijrah bagi wanita dan seperti apakah perintah berhijrah. Dimana sekarang ini sebagian besar dari kaum wanita sudah melakukan hijrah di zaman Rasulullah. Salah satu wanita yang bisa dijadikan sebagai contoh wanita tangguh dalam berhijrah adalah Ummu Aiman. Beliau adalah pengasuh nabi Muhammad sejak kecil.

Beliau selalu sabar dan kuat untuk mengikuti Rasulullah dalam melakukan hijrah dari. satu tempat ke tempat yang lain. Yaitu Habasyah dan Madinah. Dari perjalanan inilah para wanita mendapatkan gambaran bahwa semua bentuk hijrah yang dilakukan selalu mendapatkan ujian dari Allah. Ujian ini untuk membuktikan apakah hijrah tersebut dilakukan atas dasar keinginan sendiri atau sekedar ikut-ikutan saja.

Berdasarkan kisah hijrah wanita di zaman Rasulullah, ada Ummu Kultsum beliau ikut hijrah bersama Rasulullah ke Madinah setelah bercerai dengan Zubair Bin Awwan. Alasan perceraiannya masih belum jelas. Sehingga, karena kegundahannya itulah pada akhirnya Ummu Kultsum ikut berhijrah dan masuk islam. Saat itu, banyak sekali pertentangan yang didapatkan. Bahkan, beliau juga disuruh untuk keluar dari Islam.

Karena hal inilah kemudian membuat Kamu Kultsum tidak ingin Rasulullah mengembalikannya kepada keluarganya di Mekah. Karena keluarga Ummhhh Kultsum pasti akan menyiksanya. Karena hal ini pula, kemudian Rasulullah memberikan kabar lewat surat QS Al-Mumtahanah ayat 60. Dimana ada begitu banyak cobaan yang dirasakan oleh Ummu Kultsum, tetapi dirinya tidak gentar untuk mempertahankan islam pada dirinya.

Haruskah Berhijrah?

Dalam islam, pengertian dari apa itu hijrah bagi wanita adalah meninggalkan yang tidak disukai menjadi hal yang disukai, bahkan dicintai oleh Allah. Hal tersebut dilakukannya bukan halnya sekedar memperbaiki diri yang ujungnya ingin mendapat pujian dari orang lain. Dimana beberapa dari mereka seringkali memposting semua kegiatan keagamaan yang dilakukan.

Meskipun hal seperti itu sebetulnya baik untuk pembelajaran orang-orang diluar sana. Sehingga, orang tahu akan pentingnya untuk berhijrah dan apa itu hijrah bagi wanita. Tetapi perlu diingat pula, bahwa wanita berhijrah itu adalah hal yang wajib. Jadi, jangan  terus memposting berbagai hal. Karena hal tersebut bisa membuat para wanita menjadi sombong akan hal ini.

Perempuan-perempuan di Zaman Rasul yang Hijrah

Lain halnya di zaman Rasulullah. Kaum wanita begitu mempertahankan keislaman dari cemooh keluarga dan lainnya. Karena mereka yakin bahwa islam adalah bagian dari hidupnya. Islam menciptakan kedamaian. Islam adalah agama yang mengajarkan pada kebenaran tanpa menyakiti orang lain ataupun kaum lainnya. Semua hal mengenai islam sangat berbeda sekali, bila dibandingkan dengan kaum yang lainnya. Hal inilah yang kemudian membuat para wanita di zaman Rasulullah memilih untuk berhijrah.

Beberapa perempuan tangguh yang dituliskan dalam sejarah dan berperan pada zaman hijrah Nabi SAW adalah, Ruqayyah putri Nabi SAW. Beliau adalah perempuan pertama yang berangkat bersama Nabi SAW hijrah ke Habasyah. Asma’ binti Abi Bakar, Puteri sahabat terdekat Nabi SAW yang penuh cinta mempersiapkan bekal untuk Rasulullah SAW dan ayahnya untuk berangkat hijrah ke Madinah.

Para wanita ini tidak gentar sekalipun ada gencatan senjata, maupun ancaman yang terus membayangi mereka. Mereka tetap berjihad di jalan Allah. Perjuangan lainnya juga dilakukan oleh Ummu Umarah. Beliau mengatakan pergi ke uhud melihat banyak orang Islam berperang. Namun, saat beliau melihat kekalahan, beliau langsung ikut serta dalam perang Uhud untuk melindungi Rasulullah dari ancaman senjata.

Beliau menggunakan pedang dan panah untuk melindungi Rasulullah hingga akhirnya ia sendiri terluka. Selain itu, Nusaibah juga selalu setia menemani suaminya untuk berperang. Beliau juga selalu membawakan air minum untuk suami, beserta kaum Muslimin yang ikut berperang. Itulah beberapa contoh perjuangan hijrah yang sesungguhnya dilakukan di zaman Rasulullah.

Sebuah Jawaban tentang Hijrah

Dari situ juga bisa menjadi jawaban tentang pertanyaan apa itu hijrah bagi wanita selama ini. Para wanita selalu berani setia untuk menjaga islam, meskipun harus ikut ke medan perang. Mereka ikhlas melakukan semua ini karena Allah. Mereka melakukannya bukan karena ingin dipuji. Meskipun sampai titik darah penghabisan. Para wanita ini tidak gentar melindungi Rasulullah dan hijrah di jalan Allah.

Sekarang ini, kata hijrah sudah marak sekali. Bahkan sering sekali disebut dalam kegiatan bersosialisasi untuk membentuk pengajian bersama. Kemudian, hijrah dengan cara melakukan kegiatan sosial. Hijrah menggunakan pakaian yang sesuai dengan syariat islam. Hal ini membuktikan bahwa saat ini wanita di zaman sekarang sudah semakin mandiri. Ini merupakan salah satu bentuk hijrah yang harus diikuti.

Karena, setelah memahami apa itu hijrah bagi wanita, banyak diantara dari mereka mulai melakukan perubahan sikap yang jauh lebih baik lagi. Mereka mulai saling tegur sapa dengan kalimat santun. Mereka juga mulai menjaga semua pandangannya, terutama dari pandangan laki laki. Mereka tidak menampakkan auratnya di media sosial, hanya sebatas profil kartun muslimah saja. Cara bicaranya pun juga mulai berubah. Mereka mulai mengurangi berbicara yang buruk-buruk, dan mengubahnya menjadi perbincangan yang baik.