Hikmah Sakit Sebagai Penggugur Dosa

0
46
views
Hikmah Sakit

Rahasia Dibalik Rasa Sakit

“Tidaklah seorang mukmin tertimpa rasa sakit, rasa capek, kekhawatiran, sedih, kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti sampai pada duri yang menusuknya, itu semua akan menghapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari no. 5641 dan Muslin no. 2573 | Hikmah Sakit)

Pasti pernah dalam suatu waktu kamu merasakan rasa sakit yang cukup dalam. Misalnya ketika kamu sedang sangat mencintai seseorang, namun kemudian ia pergi meninggalkanmu.

Kemudian ketika kamu telah lelah mencari pekerjaan yang ternyata lamarannya tidak kunjung membuahkan hasil.

Adapula kekhawatiran saat gempa mengguncang kotamu.

Ya. Tentu saja semua hal tersebut akan meninggalkan rasa sakit di hati.

(Baca juga: HASBUYALLAH, CUKUPLAH ALLAH BAGIKU!)

Apa yang dialami kamu karena kejadian itu adalah tanda cinta Allah kepada hambanya.

Manusia pada dasarnya memang sangatlah dekat dengan kesalahan dan apabila kamu diminta untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan itu niscaya seumur hidup kamu tidak akan pernah bisa memperbaiki semuanya.

 

Cinta Allah Untuk Hambanya yang Sedang Mendapatkan Rasa Sakit

Allah begitu cinta dengan hambanya. Sehingga kesalahan-kesalahan yang terjadi di masa lalu, Allah ganti dengan keadaan yang sulit. Misalnya dengan memberikan rasa sakit pada hambanya.

Rasa sakit ini tentu akan sangat menyulitkan hamba, namun selalu ada hikmah dibalik semua kejadian ini. Dimana kejadian-kejadian ini akan mengantarkan kamu ke kehidupan yang lebih baik.

Hikmah sakit yang terbesar adalah ketika dosa-dosamu perlahan ternyata dihapus.

Maksud pengguguran dosa ini bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik saja. Semua jenis rasa sakit yang kamu alami dapat menghapuskan dosa-dosa.

Termasuk rasa sakit ketika kamu dizalimi oleh orang lain.

Saat Allah mengirimkan kekhawatiran pada hambanya dengan bencana, Allah juga menghapus dosa-dosanya.

 

Hadits Tentang Sakit Sebagai Penghapus Dosa

“Tidak ada satupun musibah (cobaan) yg menimpa seorang muslim berupa duri atau yg semisalnya, melainkan dengannya Allah akan mengangkat derajatnya atau menghapus kesalahannya.”

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya.”

[HR. Bukhari dan Muslim]

 

Sabar Menghadapi Rasa Sakit

Sakit dan musibah tentu bisa menjadi sarana untuk peluruhan dosa.

Namun, tentu tidak serta merta demikian jika dalam hati dan sikap justru kita tidak menerima, atau tidak sabar atas apa yang menimpa kita itu.

Sabar tak hanya dilakukan ketika kita diuji dengan sakit, tetapi juga ketika kita diuji dalam kondisi sehat. Ketika sedang diuji sakit, kesabaran seseorang akan tampak dari akhlak dalam menyikapinya.

Sikap yang paling tepat untuk menghadapi rasa sakit ini adalah dengan bersabar dan bersyukur.

Semua kejadian yang ada sudah dituliskan dan menjadi ketentuan milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kamu harus percaya dan selalu berprasangka baik atas segala rasa sakit diterima.

Selalu ada hikmah dari kejadian yang Allah kirimkan padamu.

Sekali lagi, jangan khawatir ketika kepedihan ini datang kepadamu. Ingatlah bahwa ketika di dalam hatimu datang rasa sakit, maka dosamu sedang dihapus. 🙂

 

Gambar:

 

Catatan kaki:

Incoming search terms:

  • sakit penggugur dosa