Umrah kok malah dapat networking?
Awalnya mikir: ini ibadah, fokus ibadah aja. Ternyata malah dapat banyak bonusnya.
Waktu umrah kemarin, masih di dalam negeri, ketemu pasangan muda dari Bahrain di kereta Taksaka. Mereka baru menikah. Ramah. Dan langsung cair karena mereka seneng banget lihat anak-anak kami.
Ngobrol ngalor-ngidul.
Coba bahasa Arab semampunya, lebih banyak keminggris.
Sampai akhirnya kami menawarkan,
“Next destinasi, ke Jogja ya. Kami siap jadi guide.”
Mereka ketawa. Balasannya santai tapi berkelas,
“Kalau gitu next umrah, kalian naik Gulf Air. Main dulu di Bahrain.”
Saat ada jeda, ku kasih mereka kartu namaku. Ada website. Ada nomor HP.
Langsung dibalas dengan mereka yang ngasih nomor juga. Mereka ternyata juga profesional.
Ngelihat background, job title, produk, dan perusahaan di kartu namaku, katanya mereka tertarik.
Bahkan mereka langsung nawarin kerjaan di perusahaan bapaknya di Bahrain.
Loh, bisa gitu ya?
Kami tahu, mungkin ini basa-basi. Tapi,
dari ngobrol random di kereta, berujung jadi obrolan profesional lintas negara kan udah luar biasa.
Ini masih di Indonesia.
Makin jauh perjalanannya di luar negeri makin banyak dapat network-nya.
Mulai driver, business owner, thalib dan lainnya. Next-nya tinggal dimanfaatkan mau jadi apa.
Ya, beginilah networking.
Jangan lupa dilatih, ya adik2ku Gen Z. 🙂
Semoga Allah mudahkan.
Aamiin.
#PMTalks #ShariaLifeStyleGeek #Networking





