Menanam Kebaikan dengan Tulisan🪴

Mungkin banyak dari kita yang ragu untuk mulai menulis hanya karena takut dan merasa tak akan ada yang membacanya. Namun, yang perlu diketahui adalah bahwa sebuah tulisan, meskipun manfaatnya tidak diperhatikan langsung, bakal menjadi sangat bermanfaat di masa depan. InsyaAllah. Seperti benih yang ditanam di tanah, tulisan kita bisa tumbuh menjadi pohon kebaikan yang menghasilkan […]

Menanam Kebaikan dengan Tulisan🪴 Read More »

Rekomendasi Kami: Jangan Inves di Crypto

Rekomendasi Kami: Jangan Berinvestasi di Cryptocurrency!

Lagi kesel banget nih sama Crypto. Not to be offensive, but I hope ini bisa jadi pelajaran buat kita semua! Ceritanya gini: Ada orang malas kerja yang sayangnya dia kejebak di investasi, khususnya Crypto, padahal nggak punya pemasukan. Selama ini, dia hidup dengan ngambil margin dari naiknya harga Crypto. Teorinya sih: beli murah, jual tinggi.

Rekomendasi Kami: Jangan Berinvestasi di Cryptocurrency! Read More »

Berjenggot: Sunnah, Identitas, dan Tantangan

Kemarin, ada yang chat nanya, “Gimana caranya biar bisa tumbuh jenggot lebat kayak Antum?” Jujur aja, ini nggak lebat-lebat amat sih. Cuma kalau dibandingin sama Ustadz Firanda, jenggot Ane memang keliatan lebih lebat. Kalau dilihat dari sisi genetik, kayaknya emang udah bakat dari sananya. Alhamdulillah. Tapi, tetap ada ikhtiar juga. Dulu waktu kuliah, karena nggak

Berjenggot: Sunnah, Identitas, dan Tantangan Read More »

Garam atau Berlian: Ketika Storytelling Menjadi Marketing yang Menipu

Zaman nonton Liga Inggris di Mola, gw pernah ngikutin series soal berlian. Seru sih, cerita tentang dunia bisnis berlian yang penuh intrik dan tipu-tipu. Dan ini mungkin bisa jadi insight baru buat lu. Anw, tahu nggak, bisnis berlian itu bisa dibilang scam? Lu bahkan bisa googling sendiri dan bakal nemu kalau bisnis ini tuh sering

Garam atau Berlian: Ketika Storytelling Menjadi Marketing yang Menipu Read More »

Ketika Usaha Mengalahkan Pemberian

Ketika Usaha Mengalahkan Pemberian

Tadi pas beli snack di Seturan, Ane lihat bapak-bapak datang membawa papan bertuliskan “Ref Kaki”. Dia cuma berdiri diam, tapi ibu penjual reflek ngasih duit. Terus bapak itu bilang, “Ngapain? Gamau aku!” Ibu penjual penasaran, “Lah, kenapa?” Bapak itu jawab, “Saya tanya dulu, mau refleksi kaki atau enggak?” Ibu penjual dan suaminya bilang, “Enggak, masih

Ketika Usaha Mengalahkan Pemberian Read More »